Hak Pasien dan keluarga

Hak pasien selalu dihubungkan dengan pemeliharaan kesehatan yang bertujuan agar pasien mendapatkan upaya kesehatan, sarana kesehatan, dan bantuan dari tenaga kesehatan yang memenuhi standar pelayanan kesehatan yang optimal sesuai dengan UU No 44  tahun 2009 tentang Rumah sakit. Prinsip Dalam Pelayanan Kesehatan:

  1. Bahwa upaya kesehatan yang semula dititik beratkan pada upaya penyembuhanpenderita, secara berangsur-angsur berkembang kearahketerpaduan upaya kesehatan yang menyeluruh.
  2. Bahwa dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimalbagi seluruh masyarakat perlu adanya perlindungan hak pasien dan keluarga.
  3. Bahwa keberhasilan pembangunan di berbagai bidangdan kemajuanilmupengetahuan dan teknologi telah meningkatkan taraf kesejahteraanmasyarakat dan kesadaran akan hidup sehat.
  4. Bahwameningkatnya kebutuhan pelayanan dan pemerataan yang mencakup tenaga, sarana, prasarana baik jumlah maupun mutu.
  5. Bahwa pelayanan kesehatan amat penting apabila dihadapkan pada pasien yang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dengan baik dan dapat memuaskan para pasien.
  6. Perlindungan merupakan hal yang essensial dalam kehidupan karena erupakan sifat yang melekat pada setiap hak yang dimiliki.
  7. Bahwa seseorang dapat menuntut haknya apabila telah memenuhi kewajibannya, oleh karena itu kewajiban menjadi hak yang paling utama dilakukan.
  8. Bahwa perlindungan bagi tenaga kesehatan maupun pasien merupakan hal yang bersifat timbale balik artinya pihka-pihak tersebut dapat terlindungi atas hak-haknya bila melkukan kewajibannya.
  9. Bahwa dalam kondisi tertentu pasien tidak memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi atau penjelasan mengenai haknya sehinggaakan disampaiakn melalui keluarga.
  10. Bahwa untuk mengatur pemenuhan perlindungan hak pasien dan keluarga harus ada pedoman sebagai acuan bagi seluruh personil rumah sakit.

 

0 Comments

Lewat ke baris perkakas